SCEMA – Untuk kesekian kalinya SMK Cendekia Madiun mengadakan Kegiatan In House Training (IHT) sebagai bentuk komitmen sekolah dalam meningkatkan profesionalisme pendidik serta mutu proses pembelajaran. Kegiatan In House Training kali ini bertema “Peningkatan Kompetensi Guru dan Mutu Pendidikan dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam pada Kurikulum Merdeka” dilaksanakan selama 2 hari yatu pada tanggal 30 Juni – 1 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh seluruh guru SMK Cendekia.
Kegiatan In House Training dibuka secara langsung oleh ibu Setyanti Nugraheni, S.E., M.Pd. selaku Kepala SMK Cendekia Madiun, dan dilanjutkan materi sesi pertama yang disampaikan oleh Bapak Herna Riyanto, S.Pd., M.Pd. selaku Pengawas SMK Cabang Dinas Wilayah Madiun. Pada sesi pertama ini, pak Herna mengangkat topik materi “Menjadi Guru yang Seutuhnya”. Dalam sesi ini, beliau menekankan pentingnya peran guru sebagai pendidik yang utuh – tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membangun karakter, etika, dan semangat belajar siswa. Beberapa poin penting dari materi beliau antara lain:
- Guru sebagai teladan dan fasilitator dalam proses belajar.
- Penerapan nilai-nilai luhur dalam keseharian di kelas.
- Menjadi pendidik yang adaptif dan reflektif terhadap perubahan zaman
Pada sesi kedua, diisi oleh Bapak Aris Joko Riyanto, S.T. Guru TIK SMPN 12 Madiun dengan materi “Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA)“. Materi KKA saat ini sedang booming karena mulai tahun pelajaran 2025/2026 materi KKA ini sudah mulai dimasukkan kedalam kurikulum. Seluruh peserta sangat antusias mengikuti materi ini, pak Aris menunjukkan beberapa aplikasi koding sederhana yang bisa diajarkan kepada siswa untuk melatih siswa berpikir logic, seperti menggunakan scratch dan blockly games. Setelah materi koding, dilanjutkan dengan materi kecerdasan artifisial atau biasa kita kenal dengan Artificial Intelegence (AI) yang bisa diimplementasikan dalam pembelajaran.
Poin-poin menarik dalam materi Artificial Intelegence (AI) ini antara lain:
- Pemanfaatan AI untuk mendukung personalisasi pembelajaran.
- Alat bantu AI yang dapat digunakan guru dalam merancang pembelajaran seperti Gemini AI, Grok, ChatGPT, dan lain-lain
- Tantangan dan etika penggunaan AI dalam dunia pendidikan

Kegiatan hari pertama berlangsung dalam suasana yang interaktif dan inspiratif. Para guru tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi, dan mencoba memahami konsep baru yang disampaikan narasumber. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan baru dan meningkatkan semangat guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yang bermakna dan relevan di era Kurikulum Merdeka.
Di hari kedua, dengan semangat dan antusiasme yang tetap tinggi dari seluruh peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Pada hari kedua ini, menghadirkan Bapak Ari Soesilo Wandrio, S.Kom, seorang praktisi dan pendidik berpengalaman di bidang Teknologi Informasi. Materi yang disampaikan adalah “Dasar Sistem Operasi & Aplikasi Perkantoran”. Dalam sesi ini beliau menyampaikan pentingnya pemahaman yang kuat terhadap Dasar-dasar sistem operasi, Cloud Computing serta penguasaan Aplikasi Perkantoran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam pembelajaran berbasis teknologi. Adapun topik-topik penting yang dibahas pada IHT hari kedua ini diantaranya:
- Pengantar Sistem Operasi: Fungsi, jenis-jenis sistem operasi (Windows, Linux, macOS), dan bagaimana sistem operasi mendukung aktivitas pembelajaran digital.
- Manajemen File dan Keamanan Dasar*: Pengelolaan file, folder, serta praktik dasar keamanan dalam sistem operasi.
- Cloud Computing, mengenal teknologi komputasi awan atau cloud computing seperti mengelola file dan folder menggunakan Google Drive, Microsoft One Drive, dll.
- Optimalisasi Aplikasi Perkantoran: Pemanfaatan Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint) dan aplikasi Google Workspace (Docs, Sheets, Slides) serta memanfaatkan kecerdasan artifisial dengan mengaplikasikannya bersama aplikasi perkantoran untuk menunjang proses administrasi dan pembelajaran.
- Tips dan Trik Efisiensi Kerja Digital : Shortcut, fitur tersembunyi, dan cara membuat dokumen pembelajaran yang menarik dan interaktif.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan praktik langsung. Para peserta diberikan kesempatan mencoba langsung materi yang disampaikan, dengan bimbingan dari pemateri. Hal ini memberi pengalaman langsung kepada guru untuk lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi di kelas.
Melalui kegiatan In House Training ini, SMK Cendekia menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang melek digital, kreatif, dan siap mendukung proses belajar-mengajar yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.